5 Cara Mengatasi Mimpi Buruk dengan mudah

by -128 views

5 Cara Mengatasi Mimpi Buruk dengan mudah – mimpi buruk memang salah satu bunga tidur yang tidak di inginkan karena itu banyak yang merasa ketakutan setelah mengalami mimpi buruk, nah maka dari itu disini 5cara.id akan memeberikan tutorial 5 Cara Mengatasi Mimpi Buruk dengan mudah langsung saja

5 Cara Mengatasi Mimpi Buruk dengan mudah

5 Cara Mengatasi Mimpi Buruk dengan mudah 

1. Stres, kecemasan, atau depresi

Stres adalah salah satu emosi yang membuat banyak orang kesulitan menyalurkannya dengan cara yang produktif. Karena itu, mimpi mungkin menjadi satu-satunya peluang bagi tubuh untuk mengatasi perasaan itu.
Satu studi berhipotesis bahwa stres dan trauma sejak kecil dapat menyebabkan mimpi buruk berulang di kemudian hari.
Kecemasan dan depresi juga dapat menyebabkan mimpi buruk. Mimpi buruk ini mungkin termasuk situasi yang berkaitan dengan harga diri, penyakit yang sering kambuh, dan bagi sebagian orang, bahkan serangan panik.
Mengobati kondisi seperti depresi dan kecemasan, dapat membantu menyelesaikan pikiran dan perasaan yang mungkin mengarah pada mimpi buruk. Beberapa opsi perawatan untuk kondisi ini mungkin termasuk:
– Psikoterapi, terutama terapi perilaku kognitif atau cognitive behavior therapy (CBT)
– Obat-obatan, seperti selective serotonin reuptake inhibitor (SSRIs)
– Grup pendukung
– Teknik relaksasi, seperti yoga, meditasi, dan pernapasan dalam
– Latihan rutin
– Kondisi tidur

2. Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)

Hingga 71% orang dengan gangguan stres pasca-traumaik atau Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) mengalami mimpi buruk. PTSD adalah salah satu penyebab utama mimpi buruk berulang pada orang dewasa.
Salah satu gejala PTSD yang paling umum adalah “mengalami kembali,” atau memiliki kilas balik ke peristiwa atau peristiwa traumatis.
Terkadang kilas balik ini dapat bermanifestasi sebagai mimpi buruk. Untuk orang dengan PTSD, mimpi buruk berulang dapat memiliki berbagai efek negatif yang dapat memperburuk depresi dan kesulitan untuk tidur.
Konten mimpi buruk dapat bervariasi dari tiap orang. Bagi sebagian orang, mimpi-mimpi ini adalah mimpi buruk replikasi di mana trauma asli diputar ulang berulang kali. Bagi yang lain, mimpi buruk itu melambangkan emosi dan perasaan trauma asli.
Jika mimpi buruk disebabkan oleh PTSD, penting untuk mencari perawatan profesional. Ada perawatan khusus yang dapat digunakan untuk mimpi buruk PTSD, seperti terapi latihan citra dan disosiasi visual-kinestetik.
Terapi latihan citra adalah membayangkan,melibatkan dan mengingat kembali mimpi buruk ketika bangun dan mengubah akhir cerita sehingga mimpi itu tidak lagi mengancam.
Terapi disosiasi visual-kinestetik adalah teknik lain yang digunakan untuk membantu menulis ulang ingatan traumatis menjadi ingatan baru yang kurang traumatis.
Selain mengobati kecemasan dan depresi, terapi perilaku kognitif (CBT) juga dapat digunakan untuk mengobati mimpi buruk yang disebabkan oleh PTSD.
Dalam satu studi baru-baru ini, para peneliti menyelidiki apakah menggunakan CBT untuk PTSD juga akan membantu mengurangi mimpi buruk berulang yang disebabkan oleh trauma.
Peserta studi menerima CBT selama 20 minggu. Para peneliti menemukan bahwa setelah 20 minggu CBT, 77 persen peserta tidak lagi mengalami mimpi buruk berulang terkait PTSD mereka.
Dalam kasus mimpi buruk yang disebabkan oleh PTSD, obat dapat digunakan sebagai bagian dari protokol pengobatan untuk gangguan keseluruhan. Namun, di luar PTSD, jarang ada obat yang digunakan dalam pengobatan mimpi buruk berulang.

3. Kondisi medis

Gangguan tidur tertentu seperti Sleep apnea dan Narkolepsi dapat menyebabkan mimpi buruk berulang. Sleep apnea adalah kondisi yang ditandai dengan gangguan pernapasan saat tidur.
Narkolepsi adalah kelainan pada sistem saraf yang menyebabkan kantuk parah di siang hari, halusinasi, dan kelumpuhan tidur.
Kondisi seperti ini dapat mempengaruhi kualitas tidur dan dapat menjadi penyebab yang mendasari mimpi buruk berulang.
Perawatan untuk kondisi tidur, seperti sleep apnea dan narkolepsi, mungkin berbeda. Sleep apnea umumnya dirawat dengan mesin pernapasan, obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan dalam beberapa kasus, bahkan operasi.
Narkolepsi paling sering diobati dengan obat jangka panjang, seperti stimulan dan antidepresan tertentu.

4. Obat-obatan

Obat-obatan tertentu, seperti antidepresan, obat tekanan darah, dan obat lain yang digunakan untuk mengobati kondisi tertentu, dapat menyebabkan mimpi buruk.
Satu studi yang lebih tua dari tahun 1998 menemukan bahwa obat penyebab mimpi paling umum termasuk obat penenang dan hipnotis, beta blocker, dan amfetamin.

5. Penyalahgunaan zat

Ada banyak gejala yang terjadi akibat penyalahgunaan zat, termasuk mimpi buruk. Mimpi buruk ini mungkin lebih intens pada awal penggunaan tetapi biasanya berkurang dalam beberapa minggu dari ketenangan. Penggunaan alkohol paling sering menyebabkan mimpi buruk.
Nah itulah 5 Cara Mengatasi Mimpi Buruk dengan mudah semoga ulasan di atas bermanfaat.
sumber : liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *